Setda Jeneponto Bakal Sanksi Oknum Guru yang Kebiri Bantuan KIP Rp.100 Ribu

INDONESIASATU.CO.ID:

JENEPONTO,- Sekertaris Daerah (Satda) Kabupaten Jeneponto, Dr.dr. M.H. Syafruddin Nurdin akan melakukan pemanggilan kepada oknum guru yang melakukan pemotongan bantuan program siswa miskin pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP). 

M.H. Syafruddin tegaskan, kalau ada pemotongan diluar dari aturan yang sudah ditetapkan maka konsekuensinya adalah pengembalian,  

"Apabila kita ketahui maka uangnya itu harus dikembalikan. Tidak boleh dilakukan pemotongan bantuan siswa miskin karena itu sangat salah," tegas M.H. Syafruddin kepada Indonesiasatu.co.id, Sabtu (30/3/2019).

Ia juga menegaskan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap oknum guru yang melakukan pemotongan bantuan program siswa miskin penerima KIP di sekolah yang dimaksud.

"Kita berkoordinasi dulu ke Dinas Pendidikan Jeneponto untuk melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, dan jika itu terbukti maka selain sanksi teguran keras, kita juga beri sanksi tegas," terangnya.

Sebelumnya empat orang dari Tim Inspektorat Kabupaten Jeneponto yang dipimpin oleh katua Tim Inspektorat, Khaeruddin bersama Syamsuddin Sijaya selaku tim Koordinator didampingi, A. Basse Erni dan Hj. Herlina, turun lansung melakukan pemeriksaan di SDN 16 Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea.

Khaeruddin mengaku bahwa pihak sekolah yang dimaksud terbukti melakukan pemotongan bantuan program KIP yang diduga dilakukan oleh oknum guru terhadap beberapa orang tua murid.

"Jadi setelah kita undang semua orang tua siswa. Hari ini juga kita akan selesaikan agar uang itu dikembalikan. Dan itu kita sudah lakukan pengembalian yang disaksikan oleh orang tuanya masing-masing," katanya.

Tutur Khaeruddin, terdapat beberapa orang tua murid yang mengaku uangnya dipotong seratus ribu rupiah dan itu sudah dikembalikan. Bantuan program KIP itu sebesar Rp.450.000 ribu persiswa, namun beberapa orang tua siswa hanya menerima Rp.350.000 ribu,

Menurut dia, bantuan program penerima KIP bagi siswa miskin tidak ada pemotongan sedikit pun. Bantuan ini murni program pemerintah, jadi tidak ada pemotongan lain - lain, jelasnya.

Diketahui, di sekolah SDN 16 Tamanroya, Jeneponto. Penerima bantuan siswa miskin, program pemerintah Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebanyak 19 orang. Untuk sisiwa kelas satu menerima Rp.225.000 sedangkan kelas 4,5 dan 6 menerima Rp.450.000 ribu persiswa.

 

Editor : Samsir
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita